Di hari Minggu yang cerah ini, saya lagi males banget masak..akhirnya cari-cari brosur 'delivery' makanan ..saya pesan ayam kremes (rumah makan baru)..pesan 10.50 pagi, sampai jam 12 belom dianter juga. Akhirnya saya hubungi rumah makan tsb, jawabannya "kita lagi kekurangan orang, jadi agak lama..bla..bla" ..satu setengah jam lebih baru diantar ayam kremes yang bikin gemes. Pernah mengalami kejadian yang sama?
Semua yang punya toko/ usaha jasa apapun pasti berusaha sebaik-baiknya agar tidak mengecewakan pelanggannya, tetapi masih aja ada pelanggan yang kecewa..termasuk juga restoran yang sudah punya nama dan pengalaman puluhan tahun. Memang sih kita tidak bisa memuaskan tiap orang, tapi paling tidak kita bisa meminimalkan jumlah pelanggan yang kecewa.
Nah demi menjaga nama baik dan kualitas servis, kita bisa ambil contoh Pizza Hut menjamin Pizzanya sampai di tangan pemesan dalam waktu 30 menit dan pizza tetap hangat. Tapi bagaimana dengan warung makan kecil yang modal pas-pasan yang tidak bisa menggaji tukang antar lagi? Katakan pelanggan sebenarnya, bahwa pesanan akan tiba sekian menit agar pelanggan tidak menanti-nanti dengan perut lapar. Sama halnya jika anda mempunyai usaha jahitan atau terima order suvenir.
Bila pesanan sekiranya terlambat dari waktu yang disepakati lebih baik jujur dari awal, kalau pelanggan marah itu lebih baik di awal dari pada nanti. Karena pada intinya pelanggan tidak mau tahu masalah kita. Tapi jika ada
komunikasi yang terbuka memungkinkan pemecahan solusi yang terbaik.
