Wednesday, November 12, 2008

Desain Toko

Bagaimana sih caranya mendesain toko tanpa bayar arsitek atau interior designer?

Saya bertanya pada anda, silahkan ambil pena dan kertas untuk catat Q&A/T&J ini :
  1. Toko apa dulu nih? Toko kue tradisional/kue jaman sekarang? Toko baju?
  2. Sudah dapat tempat/kios/ruko?
  3. Dimana? Di dalam gedung pertokoaan (ITC/Pusat Grosir) atau ruko pinggir jalan?
  4. Luasnya berapa? Ukurannya berapa?
  5. Barang yang akan dipajang seberapa banyak?
  6. Citra apa yang ingin ditampilkan? exclusive?Murah meriah?
Pada dasarnya mendesain toko, dalam hal ini interior, itu yang diperhatikan ada 3, yaitu lantai, dinding dan langit-langit. Jadi saya bertanya lagi pada anda:
7. Dinding : mau sebagai tempat memajang produk atau tidak?
8. Langit-langit: mau dihias juga atau standar saja?
9. Lantai: marmer? parket? batu-batuan kesan alami?

Mendesain toko tidak semata-mata demi kelihatan 'keren' tetapi mengoptimalkan tampilan agar membuat pelanggan membeli. Dalam retail mendesain toko disebut visual merchandising.

Berikut 5 tipe dasar tata letak rak atau meja pajangan:


Tipe Lurus

Cocok untuk hampir semua jenis toko, ekonomis dan disarankan untuk toko dengan luas terbatas.


Tipe diagonal

Pengaturan diagonal ini mudah dilihat oleh kasir, penjaga toko dan pelanggan.


Tipe Angular (tanpa sudut)

Cocok untuk produk high end atau mewah
Sirkulasi pelanggan lebih nyaman


Tipe Geometris

Cocok untuk toko pakaian


Tipe Gabungan
(Mixed Floor Type)

Menggabungkan semua Tipe desain dasar,
membutuhkan luas ruang cukup besar.

Untuk lebih lanjut soal pilihan pelengkap toko coba mampir ke www.visualstore.com . Lalu bagaimana dengan tampilan bangunannya? ..bersambung ya.. :)




1 comments:

Marina said...

memang mikir desain toko susah2 gampang, kalo modal besar sih bisa bayar konsultan arsitektur..trims infonya..diperbanyak Mbak artikel tentang hal ini.

terima kasih

salam, GBU
Marina